Mungkin para pembaca tidak asing lagi dengan tanaman "Ganja". Definisi ganja adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang). Ganja telah digunakan turun temurun sejak jaman dahulu sebagai obat, bahan dasar pembuat pakaian, maupun sebagai tanaman sakral pada acara spiritual. Namun tidak hanya tanaman ganja yang memiliki efek "fly" atau "halusinogen", bahkan peningkatan kesadaran yang lebih tinggi (higher consciousness) dalam laku atau upacara spiritual tertentu. Dibawah ini akan saya sebutkan beberapa tanaman yang mempunyai efek kurang lebih sama seperti ganja.
Puri botanical blok. i 10 no.60;Jl.Raya Joglo,Jakarta barat.Call/WA 07872252754
Rabu, 08 Februari 2017
Nano Biology, Ubah Asap Rokok Jadi Menyehatkan
Rate This
Kabar gembira atau apanih, ternyata dengan memanfaatkan sebuah teknologi, asap rokok yang tadinya sangat mematikan bisa jadi menyehatkan… hmmm.. penasaran dengan ceritanya simak yang 1 ini.
Asap rokok kretek yang mengandung kadar racun berbahaya, ternyata bisa dimodifikasi menjadi asap yang menyehatkan bagi manusia dengan menggunakan pendekatan nano biology.
RI Tuan Rumah Kongres Industri Atsiri Asia
DENPASAR, KOMPAS.com - Indonesia akan menjadi tuan rumah Kongres Industri Atsiri se-Asia (Asian Aroma Ingredients Congress/AAIC) di kawasan Nusa Dua, Bali 13-15 Mei 2012.
Rabu, 16 November 2016
KEGUNAAN SAOS ROKOK
Tobacco flavour atau dengan istilah umum yang beredar di kalangan pelaku industri rokok disebut dengan ” SAOS ROKOK “. Saos ini digunakan pada tembakau sebagai bahan baku utama rokok untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu. Saos rokok dengan pada umumnya hampir sama dengan essen yang digunakan di industri makanan. Bedanya hanya di metode penggunaan. Essen rokok atau saos rokok agar bisa digunakan pada tembakau harus dilarutkan dulu dengan Ethyl Alkohol. Berikut ini adalah tabel kegunaan dari masing-masing bahan beserta dosis dan efek yang dihasilkan saat rokok dihisap.
PROSES PEMBUATAN ROKOK KRETEK
PROCESSING KRETEK CIGARETTE
1. Tinjauan Umum Rokok
Dalam rangka pemahaman tobacco flavour diperlukan latar belakang pengetahuan tentang rokok itu sendiri. Di Indonesia secara umum dikenal terdapat dua jenis rokok, yaitu: 1) rokok kretek dan 2) rokok putih. Perbedaan dari kedua jenis rokok tersebut terletak pada penggunaan cengkeh (clove) dan tipe cita-rasanya, rokok kretek menggunakan clove (hanya terdapat di Indonesia) terdiri dari dua kategori, yaitu SKT (Sigaret Kretek Tangan) dan SKM (Sigaret Kretek Mesin) sedangkan rokok putih tidak menggunakan clove (internasional) dikenal dengan SPM (Sigaret Putih Mesin). Perbedaan tipe cita-rasanya adalah sebagai berikut:
1.1. Rokok Kretek
Terdapat dua tipe cita-rasa, yaitu:
Tipe berdasarkan penggunaan flavour:
TEKNOLOGI FLAVOUR
Hendrayana Taufik
TEKNIK FLAVOR
Definisi
Teknik merupakan suatu cara untuk menghasilkan sesuatu. Flavor adalah kesan sensorikmakanan atau substansi, dan ditentukan oleh indera kimia rasa dan bau. yang mendeteksi kimiairitasi pada mulut dan tenggorokan, mungkin juga kadang-kadang menentukan rasa makanan, dengan demikian, dapat diubah dengan alam atau buatan flavor, yang mempengaruhi indra ini.
Flavor didefinisikan sebagai suatu zat yang memberikan rasa zat lain, mengubah karakteristik terlarut, membuatnya menjadi manis, asam, tajam, dll
Sementara rasa makanan terbatas manis, asam, pahit, asin, dan gurih (umami) - yangdasar selera - aroma makanan berpotensi terbatas. Sebuah rasa makanan, oleh karena itu, dapat dengan mudah diubah dengan mengubah bau sementara menjaga rasanya mirip. Nowhere dicontohkan ini lebih baik daripada di rasa buatan jeli, minuman ringan dan permen, yang, sementara terbuat dari pangkalan-pangkalan dengan rasa yang sama, memiliki rasa yang berbeda secara dramatis karena penggunaan berbagai aroma atau wewangian. The perasa dari produk makanan yang diproduksi secara komersial biasanya diciptakan oleh flavorists.
Meskipun istilah "aroma" atau "flavorant" dalam bahasa umum menunjukkan kimia gabungan sensasi rasa dan bau, istilah yang sama biasanya digunakan dalam industri aroma dan rasa untuk merujuk pada bahan-bahan kimia yang dapat dimakan dan ekstrak yang mengubah rasa makanan dan produk makanan melalui indra penciuman. Karena biaynya tinggi atau tidak tersedianya ekstrak natural flavor, kebanyakan sifat-flavorants komersial adalah identik, yang berarti bahwa mereka adalah kimia alam setara rasa tapi disintesis secara kimia bukannya diekstraksi dari bahan makanan..
JENIS FLAVOR
Penyedap difokuskan pada mengubah atau meningkatkan rasa produk makanan alami seperti daging dan sayuran, atau menciptakan rasa untuk produk-produk makanan yang tidak memiliki rasa yang diinginkan seperti permen dan makanan ringan lainnya. Kebanyakan jenis penyedap terfokus pada bau dan rasa. Beberapa produk komersial ada untuk merangsangtrigeminal indra.
Langganan:
Postingan (Atom)



